Skip to main content

Untuk Kamu Yang Bertambah Dewasa

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, hidup ini semakin hari semakin berat untuk dihadapi, untuk itu aku berharap semoga kedewasaanmu mampu membawa dirimu menjadi seseorang yang lebih kuat daripada sebelumnya agar kamu mampu menghadap segala tantangan yang akan menghampirimu nanti.

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, jangan pernah menyerah dengan mimpimu. Biarkan segala imajinasi liar tumbuh dan berkembangbiak di kepalamu. Lalu jinakanlah imajinasi liar di kepalamu itu dengan cara mewujudkannya. Berusahalah untuk mewujudkan itu. Jangan takut untuk gagal. Aku di sini selalu mendukung dan mendoakan agar segala mimpimu dapat terwujud.

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, jangan pernah lelah untuk terus memperbaiki diri. Kamu memang bukan sebuah barang rusak yang harus diperbaiki, tapi tidak ada salahnya untuk memperbaiki diri agar kamu bisa menjadi seseorang yang lebih baik di kemudian hari. Setidaknya untuk dirimu sendiri.

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, teruslah berusaha untuk meningkatan kecerdasan yang Tuhan berikan kepadamu. Jangan cepat merasa puas dengan segala ilmu yang kamu miliki saat ini, karena dunia masih terlalu luas untuk kamu jelajahi. Kuasailah ilmu sebanyak-banyaknya, agar kamu bisa menguasai dunia dalam genggamanmu.

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, teruslah menjadi wanita yang hangat dan penuh kasih sayang. Sayangilah Tuhanmu, dirimu, orang tuamu, adikmu, kucing-kucingmu, dan tentu saja aku yang juga akan terus menyayangimu.

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, jangan pernah lupa dengan Ia yang menciptakanmu. Teruslah bersyukur dengan apa yang kamu miliki saat ini. Kurangilah mengeluh, karena itu tidak akan membuatmu menjadi bahagia. Yang ada dia hanya akan membuat hidupmu terasa semakin berat.

Untuk kamu yang hari ini telah bertambah dewasa, teruslah menjadi sosok yang sederhana. Teruslah menjadi sosok yang menyamankan. Teruslah menjadi sosok yang selalu kubutuhkan.

Teruslah menjadi sosok yang nyaman untuk aku cintai dengan sederhana agar aku tak mampu melepaskanmu dari genggamanku.

Selamat ulang tahun, bidadariku. Teruslah menjadi bidadari yang selalu kucintai.

Comments

Popular posts from this blog

Zat Adiktif

Jika senyummu adalah zat adiktif terlarang Maka aku rela seumur hidup dipenjara Daripada aku gila lalu mati Karena sakau tidak melihatmu tersenyum

Perjalanan

Di sela-sela perjalanan panjang dan berliku, hubungan ini kembali menemui hari perayaannya untuk yang ketujuh kalinya, hari yang menandai dimulainya perjalanan kita sebagai dua orang yang sepasang, tujuh tahun silam. Hari di mana kita memutuskan untuk merangkai impian dan harapan masing-masing menjadi cita-cita bersama. Hari di mana kita meyakinkan diri bahwa apa pun yang akan terjadi di depan sana haruslah dihadapi berdua. Hari di mana aku tak lagi hanya tentang aku dan kamu tak lagi hanya soal kamu, tetapi ada kita. Aku sering menggambarkan hubungan ini sebagai perjalanan. Maju ke depan, berbelok, memutar balik, berhenti, mundur ke belakang, menanjak, menukik, jatuh, pelan, kencang, macet, sengang, pantat yang panas, punggung yang pegal, pelukan hangat, pertengkaran hebat, perbincangan serius, umpatan kasar, obrolan penuh canda tawa, tangan yang digenggam, bahu yang dipakai bersandar, panas, hujan, terik, dingin, cerah, basah, hubungan kita tidak ubahnya adalah sebuah perjalanan ters...

Melangkah

Melangkah. Tak peduli apa yang akan dihadapi di depan, teruslah melangkah. Entah itu jalanan mulus beraspal, tanjakan dengan bebatuan terjal, tanah berlumpur yang basah dan licin, turunan yang curam, tak usah dipedulikan, tetaplah melangkah. Entah yang ada di depan sana hangat dan terang benderang, atau dingin dan gelap gulita, lanjutlah melangkah. Bukan berarti tidak boleh berhenti. Jika lelah, menepilah. Istirahatkan tubuh dan pikiran. Jika sudah, kembalilah melangkah. Juga bukan berarti tidak boleh menengok ke belakang. Jika ingin menyerah, lihatlah jauh ke belakang. Lihat sudah seberapa jauh diri ini melangkah untuk sampai di titik ini. Lihat segala kesulitan yang telah berhasil dilalui untuk berada di posisi sekarang. Setelah melihat ke belakang, patutlah berbangga diri. Untuk sampai menjadi seperti saat ini, bukan perkara gampang. Berbanggalah. Hidup adalah perjalanan. Derita pada akhirnya akan menjadi cerita, begitu pula dengan cinta. Hidupi perjalanan, jalani kehidupan. Entah n...